Investasi adalah salah satu cara menggunakan uang dengan bijak. Tetapi bagaimana memilih investasi yang tepat adalah hal yang perlu kita cermati, agar tidak merugikan kita di kemudian hari.

                Sebelum mencoba untuk berinvestasi, ada baiknya kita melakukan diversifikasi. Apa itu diversifikasi? Diversifikasi adalah pembagian modal ke dalam beberapa aset. Misalkan Anda memiliki uang 100 juta rupiah, sebaiknya Anda investasikan uang itu ke dalam beberapa aset. Tujuan dari diverisifikasi ini adalah untuk meminimalisir resiko dalam berinvestasi.  Secara  umum, aset dibagi menjadi aset fisik, surat berharga (saham) dan bisnis (usaha). Aset fisik termasuk di dalamnya adalah properti dan emas. Namun dewasa ini, berlian mulai dilirik sebagai investasi yang menjanjikan. Tidak seperti emas, nilai berlian lebih stabil dan cenderung meningkat 5% setiap tahunnya. Baru-baru ini Sotheby’s Magnificent Jewels Sale melelang Fancy Deep Blue Ring dalam pelelangan yang diselenggarakan pada 19 April 2016. Cincin berlian langka ini dibanderol dengan harga 22 juta USD. Konon, cincin ini diklaim milik mantan artis cilik Hollywood, Shirley Temple, yang juga seorang diplomat. Shirley Temple mendapatkan cincin ini sebagai hadiah ulang tahunnya yang ke-12, pada tahun 1940. Ayah Shirley saat itu membeli cincin ini seharga 7.210 USD, kini cincin itu dihargai berkali-kali lipat dari harga pembeliannya. Menakjubkan bukan? Jika setelah ini Anda telah memutuskan untuk ikut terjun ke dalam investasi berlian, jangan terburu-terburu. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan..

berlian

Berlian – Blue Diamond

“ Tidak semua berlian berpotensi memberikan keuntungan..

Sebelum memilih berlian untuk investasi, kita perlu memahami  5C, yaitu Carat, Cutting, Colour, Clarity, dan Certificate:

Carat

Semakin besar karat pada berlian yang kita miliki, maka semakin mahal harga dari berlian tersebut. Tetapi menghitung harga berlian tidaklah sama dengan emas, jika berlian 1 karat harganya 100 juta, untuk 3 karat bisa dihargai dengan 500 juta.

Cutting

Cutting atau irisan berlian berperan penting dalam pencahayaan untuk menentukan kilau berlian. Sangat perlu untuk memperhatikan proposi, seperti ratio bagian atas dan bawah, besar ‘meja’, presisi dan kerapihan hasil irisan, yang tak kalah penting juga kualitas irisan pinggang berlian.

Color

Color disini adalah tingkat keputihan berlian – semakin putih warna berlian, akan semakin mahal harganya. Tingkat keputihan sebuah berlian dimulai dengan “D” untuk yang paling tinggi, dan “Z” untuk yang terendah.

Clarity

Clarity atau tingkat kejernihan berlian, yang tertinggi adalah flawless atau tanpa cacat. Flawless ditandai dengan kode “VVS”

Certificate

Berlian dengan Carat, Cutting, Color, dan Clarity terbaik tetap tidak akan ada nilainya apabila tanpa sertifikat. Sertifikat untuk berlian umumnya diberikan oleh GIA (Gemological International of America) setelah dilakukan tes di laboratorium mereka. Tetapi, sertifikat hanya diberikan untuk berlian dengan berat di atas 0.3k. Sementara untuk berlian di bawah 0.3k, GIA mematok harga untuk tes dan sertifikat sebesar USD 125. Terlalu mahal, ya? Prosesnya pun memakan waktu hingga lebih dari 30 hari. Tetapi di TIARIA, Anda tak perlu kuatir mengenai sertifikat. Untuk pembelian lebih dari 0.3k, TIARIA memberikan sertifikat dari GIA secara gratis. Berlian dengan berat kurang dari 0.3k akan diberikan sertfikat dari IGS (International Gemological Service). Anda dapat melacak keaslian dari berlian yang Anda secara online pada sistem IGS, lewat nomor serial yang tertera pada sertifikat.

“Faktanya industri berlian tidaklah selalu jelas dan pasti..”

Harga satu berlian berbeda dengan berlian lainnya. Tidak seperti emas yang cenderung memiliki harga pasti. Misalkan, harga emas 1 karat adalah 100.000 rupiah, maka harga 3 karat emas 300.000 rupiah. Tetapi jika Anda membeli berlian 1 karat, harga berlian 3 karat bisa melonjak menjadi 500.000 atau lebih tinggi, contohnya saja Fancy Deep Blue Ring milik Shirley Temple. Dikatakan bahwa ayah Shirley membelikannya cincin dengan berlian seberat 9.54k itu tahun 1740, seharga USD 7210. Kini cincin berlian tersebut telah dilelang dengan harga 22 juta USD. Fancy Deep Blue Ring ini sendiri memakai blue diamond, yang terkenal untuk kelangkaannya.

Shirley Temple

Fancy Deep Blue Ring Milik Shirley Temple

“Jangan pergunakan berlian yang ingin Anda investasikan untuk penggunaan sehari-hari.”

Kenapa? Karena berlian akan  lebih bernilai tinggi apabila berbentuk utuh. Sedangkan, berlian untuk pemakaian pribadi biasanya sudah terpecah menjadi seperti butiran gula. Saat terpecah, ada kemungkinan berlian terkena goresan, sehingga keindahnya sedikit memudar. Apabila masih ingin memakai berlian untuk perhiasan Anda, jangan membuat desain yang rumit. Selain karena akan memakan biaya produksi yang besar, pemotongan berlian juga dapat mengurangi nilai dari berlian tersebut hingga 30%.

“Kapan saat yang tepat untuk membeli berlian?”

Sangat disarankan agar Anda membeli berlian saat dana memadai, bukan hanya pada saat membeli berlian tetapi juga di kemudian hari. Sehingga Anda tidak perlu menjual berlian di bawah harga pasar, hanya karena Anda membutuhkan dana. Hindari juga membeli berlian dengan cara kredit, selain karena Anda akan dikenakan beban bunga, nilai investasi yang belum pasti juga akan sangat tidak menguntungkan Anda.

Investasi berlian memang bukan jenis investasi yang dapat dimiliki semua orang. Selalu pastikan Anda mengenal kondisi keuangan Anda dan juga kondisi berlian yang akan Anda investasikan, sebelum mulai terjun ke dalam investasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.