Pada mulanya, cincin digunakan sebagai lambang dalam ikatan pernikahan. Para ahli sejarah memperkirakan bahwa tukar-menukar cincin oleh pasangan yang menikah telah dilakukan sejak 6000 tahun yang lalu di Mesir. Cincin yang lazimnya dipakai di jari manis, menyimbolkan cinta yang tidak putus, karena cincin berbentuk bulat tidak berujung. Kini, cincin dianggap benda yang wajib ada dalam upacara pernikahan, menggunakan bahan dasar emas dan dihiasi batu mulia, seperti misalnya berlian.

Emas sering dipilih sebagai bahan cincin pernikahan, karena emas memiliki nilai yang terus bertambah. Dalam beberapa kebudayaan, memberikan emas pada upacara pernikahan dianggap pula memberikan “bekal” kepada pengantin dalam menempuh hidup baru.

Carnation Ring Perhiasan cincin emas dan berian White Gold 18K Diamonds
Carnation Ring Perhiasan cincin emas dan berian White Gold 18K Diamonds

Walaupun bentuk semua cincin selalu melingkar, namun kreativitas perancang mode cincin dari waktu ke waktu tak pernah habis. Cincin dengan berbagai desain unik selalu ada. Cincin bisa dikreasikan sederhana maupun ramai dengan pernak pernik. Mulanya, cincin tidak memakai batu mulia sebagai hiasan, seperti tren saat ini. Awalnya, batu mulia pada cincin hanya digunakan oleh keluarga kerajaan dan bangsawan sebagai lambang prestise.

Hubungi kami melalui Whatsapp di 0888-9966-688 / 0888-8989-666 / 0888-6689-999/0888-6789-666.

TIARIA wish you happiness


READ MORE↓

Makna Cincin Berdasarkan jenisnya

←Inspirasi Ukiran Untuk Cincin Pernikahanmu

Leave a Reply

Your email address will not be published.